Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mendaki Gunung Bekel Via Jolotundo Jawa Timur



Ini adalah pengalaman yang tidak terlupakan saat mendaki gunung bekel via Jolotundo, Jawa timur. Saat itu, aku berangkat bersama ayah, paman dan saudara iparku yang bernama Azka.  

Sekitar pukul 2 siang kami berempat mulai memasuki hutan dengan tujuan sampai di pos tiga sebelum malam tiba. Kami berencana membuka tenda disana dan melanjutkan perjalanan ke puncak bekel pada kesokan harinya. Oh ya, bagi sahabat yang masih asing atau belum tahu mengenai puncak Bekel biar aku jelaskan dulu yah.


Gunung Bekel 1238 MDPL


Gunung Bekel adalah anak gunung Penanggungan yang terletak di antara kabupaten Mojokerto dan Pasuruan, Jawa Timur. Puncak gunung bekel tidak memiliki kawah dan berada di sisi barat puncak Pawitra dengan ketinggian sekitar 1238 MDPL meter dari permukaan laut. 

Laksana surga yang tersembunyi, gunung ini menyimpan keunikan tersendiri. Pendaki gunung bekel akan menemukan banyak peninggalan kuno di sepanjang jalur pendakian. Diantaranya ada candi Bayi, candi Putri dan candi Pura yang merupakan cagar budaya peninggalan masa lalu.

Saat itu pendakian kami terbilang sangat lambat karena rombongan Kami membawa dua anak kecil yaitu aku dan Azka. Hehehe. Aku yang masih berusia 7 tahun sedangkan Azka 3 tahun lebih muda dariku. Kami berjalan pelan-pelan sembari menikmati suasana alam dan pemandangan yang menakjubkan.


Sampai di Pos Dua


Bagiku perjalanan dari pos registrasi ke pos dua terasa cukup mudah lho. Medannya tidak terlalu menanjak dan bisa dibilang ramah bagi pendaki pemula. Sekitar 2 jam berjalan kami akhirnya sampai di pos dua. Disana kami beristirahat cukup lama sambil rebahan, makan camilan, bermain dan mendengar suara burung yang berkicau tiada henti. Setelah dirasa cukup kami melanjutkan perjalanan.

Pos Dua Gunung Bekel Via Jolotundo



Candi Bayi


Sekitar 20 menit berjalan dari pos dua, kami sampai di candi Bayi. Karena kondisi lelah kami memutuskan untuk mendirikan tenda tepat di camp area yang terletak dibawahnya. Kami menghabiskan malam disana dan melanjutkan perjalanan pada kesokan hari.

Sekitar pukul 04:30 aku dan ayahku berangkat menuju puncak Bekel. Sedangkan paman dan saudara iparku menunggu di tenda untuk menyiapkan makanan yang akan di hidangkan saat kami kembali nanti.

Pos Tiga


Perjalanan dari candi Bayi ke pos tiga memakan waktu kurang lebih 30 menit. Meski tidak terlalu besar tempat bisa dijadikan lokasi beristirahat sejenak. Di tempat ini kami berhenti cukup lama untuk membuat kopi dan menikmati Sunrise pagi.

Candi Putri

Dari pos tiga kami berjalan kurang lebih 15 menit hingga sampai di candi putri, tempat ini adalah sebuah situs peninggalan kuno dengan bentuk reruntuhan yang masih terjaga. Anehnya tempat ini terlihat sangat bersih, seperti ada orang yang membersihkannya setiap hari.


Basecamp Lembah Giri dan Candi Pura

Dari candi putri kami berjalan sekitar 5 menit hingga sampai ke basecamp lembah giri. Tempat ini adalah lokasi yang cocok untuk mendirikan tenda dengan view pemandangan dari gunung penanggungan di sisi selatan dan gunung bekel disisi utara. Saat malam tiba lampu kota terlihat sangat jelas dari arah barat. Sedangkan dari arah timur tempat memiliki view yang indah di pagi hari saat matahari terbit. 

Tidak jauh dari lokasi Lembah Giri, terdapat sebuah situs kuno yang bernama Candi Pura. Bangunan ini terbuat dari tumpukan batu yang masih terjaga dengan baik hingga saat ini. Di tempat ini ada larangan untuk mendirikan tenda.


Tanjakan Nantan

Dari candi pura jika kita mengambil jalur ke kiri akan sampai di puncak Bekel. Jalur ini tergolong cukup mudah untuk dilewati karena medan yang dilalui tidak begitu terjal.

Satu-satunya medan paling sulit di gunung bekel adalah Tanjakan Nantan. Area ini teletak di batas vegetasi akhir gunung bekel hingga sampai ke puncak. Struktur tanah yang tersusun seperti tangga membuat kaki terasa cepat lelah.

Puncak Gunung Bekel

Setelah melewati Tanjakan Nantan kami akhirnya sampai di puncak Bekel. Dari sini kita bisa melihat gunung penanggungan berdiri kokoh di sisi selatan dan pemandangan kota terlihat jelas dari arah lainnya.

Lihat video pendakian gunung Bekel bagian 2.



Itulah sedikit pengalamanku saat mendaki gunung bekel via Jolotundo. Nah bagi sahabat yang ingin mendaki gunung bekel, berikut adalah estimasi waktu dan perjalanan yang kami tempuh saat mendaki gunung bekel. 

  • Basecamp Jolotundo - pos 2 : 2,5 Jam
  • Pos 2  - Candi bayi : 1,5 jam
  • Candi bayi  - Basecamp Lembah Giri : 1 jam
  • Lembah Giri - Puncak Bekel : 1,5 jam
  • Total waktu: 6 jam 30 menit
*Harap dicatat dalam perjalanan ini terdapat dua anak kecil. Perjalanan orang dewasa mungkin lebih cepat dari estimasi yang disebutkan.

Hal hal yang harus dicatat saat mendaki gunung bekel
  • Wajib membawa air yang cukup. Minimal 3 botol 1,5 liter per orang karena tidak air di gunung ini.
  • Tidak boleh mendirikan tenda di situs cagar budaya.
  • Berhati hatilah jika musim hujan, sebab jalur yang berada di atas lokasi candi bayi mungkin berubah menjadi arus air yang deras.


Posting Komentar untuk "Mendaki Gunung Bekel Via Jolotundo Jawa Timur"